MataLensa.com, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu menganggarkan bantuan untuk warga lanjut usia (lansia) yang ada di daerah ini. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Walikota Helmi Hasan, di Kantor Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Selasa (7/11/2017).
Walikota Helmi Hasan menyampaikan program bantuan untuk lansia ini bertujuan untuk memakmurkan warga yang kurang mampu. Total ada 105 lansia yang diberikan bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial tersebut.
"Melalui APBD kita makmurkan rakyat, kita berbagi pada lansia sesuai kebutuhan mereka," ucap Walikota Helmi Hasan.
Ia menambahkan untuk tahap pertama bantuan ini disalurkan di 6 kecamatan yang ada di Kota Bengkulu. Para lansia nantinya akan mendapatkan bantuan uang tunai senilai Rp 200 ribu per bulannya.
Walikota Helmi Hasan berharap uang tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan para lansia tersebut. Misalnya ada lansia yang butuh kursi roda, ada yang butuh pakaian, atau yang lainnya.
"Ada yang butuh kursi roda, kita antarkan ke rumah mereka. Ada yang butuh pakaian kita belikan pakaian, Dinas Sosial yang akan mengantarkan. Jadi dana tersebut akan benar-benar tepat sasaran," ungkapnya.
Untuk diketahui penganggaran untuk lansia ini berdasarkan Perda Penyelenggaraan Kesejahteraan Usia Lanjut yang disahkan sejak 2015 lalu. (Adv)
sumber : kominfo kota Bengkulu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
DPC PWRI Kota Bengkulu Apresiasi Komitmen Kadis PUPR Kota Bengkulu.
MataLensa, Bengkulu – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Bengkulu mengapresiasi aksi cepat tanggapny...

-
Penulis : M.Martanus. MataLensa.com, Depok - Rumah Sakit Hasanah Graha Afiah (HGA), Jalan Raden Saleh Sukmajaya Depok, di anggap lalai d...
-
Ket Photo : SMAN 11 Kota Bengkulu. MataLensa.com, Bengkulu - Perwakilan guru dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Kota Bengkulu, ...
-
“ Le, simbah biyen nate ngendiko, wong kang salah mesti bakal seleh. Kowe ojo kleru anggonmu nyawang urip ( Nak, dulu kakek nenek kita ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar