DPC PWRI Kota Bengkulu - Rombongan pasukan pengibar bendera (Paskibra) 17 Agustus 2017, Kabupaten Bengkulu Tengah, batal jalan-jalan menuju Pulau Bali.
Batalnya, keberangkatan rombongan ke Bali tersebut, lantaran alokasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P), tidak disetujui anggota DPRD Bengkulu Tengah. Dodol, sekira 60 Paskibra di daerah itu 'gigit jari'.
"Dana yang dialokasikan dalam APBD-P tidak disahkan dewan," kata Kepala Bidang Pelayanan Kab. Pemuda, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Bengkulu Tengah, Jhon Eko Aswidian, Rabu (18/10/2017).
Meski batal ke Bali, sampai Jhon, pahala anggota Paskibra, rencanaya dialihkan ke Kota Pelajar, Yogyakarta. Alternatif tersebut, sambung Jhon, bisa dijadikan ajang edukasi para anggota paskibraka.
"Untuk teknis keberangkatan, seperti waktu dan tanggal, kami masih dalam tahap pembahasan bersama panitia," demikian Jhon.(*)
sumber : Bklnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar