PROYEK IRIGASI MILIK DINAS PUPR KABUPATEN BENGKULU UTARA DIANGGAP RUGIKAN MASYARAKAT
DPC PWRI KOTA BENGKULU - Proyek irigasi di desa Sengkuang, kecamatan Tanjung Agung Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, saat ini bermasalah. Pasalnya, Beberapa waktu lalu, warga dan Kepala Desa setempat mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Utara, meminta agar proyek tersebut sementara waktu dihentikan.
Kadis Sengkuang, Halimun Nasir kepada wartawan mengatakan, kedatangan waraga ke Dinas PUPR dalam upaya meminta kepada dinas terkait untuk sementara waktu menghentikan pekerjaan. alasannya, karena dalam pengerjaan bendungan irigasi tersebut tidak sesuai dengan Juklak dan Juknis. Sehingga banyak tanah warga yang longsor.
"kehadiran saya bersama warga ke Dinas ini, meminta agar pekerjaan bendungan irigasi dihentikan sementara. dan juga meminta pertanggungjawaban. Kita tidak menghambat pembangunan pemerintah", tegas sang Kades.
Lebih jauh Kades mengatakan, jika keinginan mereka tidak dihiraukan oleh pihak dinas terkait, dan pekerjaan tetap dilanjutkan, maka jangan salahkan kami mendatangai lokasi tersebut dan terjadi hala - hal yang tidak diinginkan.
"Wajar saja masyarakat marah. Pemindahan aliran air dalam pengerjaan proyek irigasi ke lahan milik warga. Dan kita meminta pihak dinas untuk mengecek langsung kelokai", kata Halimun
Redaksi : Martanus
Penulis : Ardi Rusman


Tidak ada komentar:
Posting Komentar